Bukan Messi atau Ronaldo, Pemain Brunei Jadi Pesepakbola Terkaya di Dunia

Kebanyakan orang beranggapan pemain sepakbola terkaya di dunia ketika ini ialah Cristiano Ronaldo atau Lionel Messi. Tetapi terdapat sosok beda yang jauh lebih kaya dan sudah dijuluki sebagai pemain sepak bola terkaya di dunia.

 

Faiq Bolkiah yang baru berusia 20 tahun jarang tersiar namanya di kalangan peminat sepak bola. Pemain muda ini bermain di kesebelasan cadangan klub Liga Premier Inggris Leicester City, dan tidak berada di sekitar peringkat teratas pemain sepak bola dengan bayaran tertinggi.

 

Jadi berasal dari mana kekayaannya?

 

Ronaldo ketika ini mempunyai kekayaan bersih sampai $ 450 juta, dan saingannya Messi bernilai $ 400 juta. Tetapi Faiq Bolkiah ialah anggota dari di antara keluarga terkaya di dunia, dia diduga bernilai $ 20 miliar menurut keterangan dari Forbes – family kerajaan Brunei tersebut telah memerintah negara kecil di Asia Tenggara berkat kekayaan dari minyak di negeri itu.

 

Fakta tersebut membuat dunia mengaku Bolkiah sebagai pemain sepakbola terkaya di planet ini.

Paman Faiq, Haji Hassanal Bolkiah, ialah sultan Brunei ketika ini. Dikenal sebab pengeluarannya yang boros, Sultan diadukan mempunyai lebih dari 600 Rolls-Royce dan bermukim di istana terbesar di dunia – yang menguras total $ 1,4 miliar.

 

Untuk ulang tahunnya yang ke-50 pada tahun 1996, ia bahkan menguras $ 17 juta ketika menerbangkan Michael Jackson untuk mengerjakan konser pribadi, di suatu stadion yang di bina khusus guna acara tersebut.

 

Ayah Faiq, Jefri Bolkiah, ialah adik pria dari Sultan. Ia dicap sebagai seorang playboy yang mungkin menguras lebih tidak sedikit uang daripada insan lain di muka bumi.

 

Kekayaan Pangeran Jefri merangkum 250 perusahaan, 2.300 mobil, hotel mewah yang tak terhitung jumlahnya, tidak sedikit pesawat dan fauna peliharaan laksana kuda poni polo. Belum lagi delapan pesawat Boeing, lima kapal pesiar, dan 500 lokasi tinggal mewah di semua dunia.

 

Pemain sayap Leicester City ini menandatangani kontrak jangka panjang dengan klub pada tahun 2016. Tapi dia belum mendapat debut guna tim utama, sampai-sampai kemajuannya agak menjadi misteri. Dia mengawali karir sepakbolanya pada umur sembilan tahun, menguras waktu di akademi laksana Arsenal, Chelsea, dan Southampton.

 

Walau melulu menjadi pemain lapis kedua guna Leicester, Bolkiah lebih tenar di tanah kelahiran keluarganya, setelah menciptakan sejumlah penampilan guna timnas Brunei. Dia memegang kewarganegaraan ganda – Bolkiah bermunculan di Los Angeles, tetapi menyimpulkan untuk bermain guna Brunei. Meskipun usianya masih muda, ia telah menjadi kapten kesebelasan nasional, dengan daftar satu gol.